
Surakarta, 06 April 2026 — Program Studi Manajemen Dakwah, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, UIN Raden Mas Said Surakarta sukses menyelenggarakan kegiatan Pembekalan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) yang dirangkaikan dengan Stadium General pada Senin (6/4). Kegiatan yang berlangsung di Aula Fakultas Ushuluddin dan Dakwah ini mengusung tema “Green Nonprofit Management: Inovasi Tata Kelola Lembaga Nirlaba untuk Keberlanjutan Lingkungan” dengan subtema “Manajemen Dakwah Hijau di Pesantren Menuju Zero Waste”.
Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan mahasiswa sebelum terjun langsung ke lapangan melalui program KKL. Selain sebagai pembekalan akademik, acara ini juga bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kepedulian lingkungan serta penguatan kapasitas mahasiswa dalam mengelola lembaga dakwah secara profesional dan berkelanjutan.
Acara dibuka secara resmi dengan sambutan dari Dekan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya menjaga semangat berkuliah sebagai fondasi utama dalam meraih kesuksesan. Ia juga mengajak mahasiswa untuk tidak hanya berorientasi pada capaian akademik semata, tetapi turut mengembangkan karakter, keterampilan, serta kepekaan sosial sebagai bekal menghadapi tantangan di masa depan. Menurutnya, mahasiswa Manajemen Dakwah harus mampu menjadi pribadi yang adaptif, inovatif, dan responsif terhadap isu-isu strategis di tengah masyarakat, termasuk isu keberlanjutan lingkungan.
Kegiatan ini menghadirkan Ibu Puput Yanita Senja, M.B.A., selaku keynote speaker yang memberikan penguatan motivasi kepada para mahasiswa. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya membangun semangat dan konsistensi dalam menjalani proses pendidikan. Ia juga memaparkan profil lulusan Manajemen Dakwah yang diharapkan memiliki kompetensi manajerial yang baik, kemampuan komunikasi yang efektif, serta jiwa kepemimpinan yang kuat. Dengan kompetensi tersebut, lulusan diharapkan mampu berperan sebagai agent of change sekaligus agent of control dalam kehidupan bermasyarakat.

Selanjutnya, sesi materi utama disampaikan oleh Dr. Sutanto, D.E.A., yang mengangkat isu zero waste sebagai bagian dari tanggung jawab bersama terhadap kelestarian lingkungan. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa konsep zero waste tidak hanya sebatas pengelolaan sampah, tetapi juga mencakup perubahan pola pikir dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari. Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara logika, etika, dan estetika dalam menerapkan prinsip keberlanjutan, sehingga upaya menjaga lingkungan dapat dilakukan secara bijak, bernilai, dan berorientasi jangka panjang.
Lebih lanjut, Dr. Sutanto juga mendorong mahasiswa untuk mulai menerapkan prinsip-prinsip ramah lingkungan dalam aktivitas dakwah, khususnya di lingkungan pesantren dan masjid. Menurutnya, pesantren dan masjid memiliki potensi besar sebagai pusat edukasi dan gerakan sosial dalam mewujudkan masyarakat yang sadar lingkungan dan berorientasi pada konsep zero waste.
Kegiatan ini berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para peserta, yang terdiri dari mahasiswa Manajemen Dakwah angkatan 2023. Interaksi aktif antara narasumber dan peserta turut memperkaya wawasan serta memperdalam pemahaman terkait implementasi konsep green nonprofit management dalam praktik nyata di lapangan.
Melalui kegiatan pembekalan ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya siap secara akademik, tetapi juga memiliki kesiapan mental, keterampilan praktis, serta kesadaran sosial dan lingkungan yang tinggi. Pembekalan KKL ini menjadi langkah strategis dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga berintegritas, berdaya saing, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan lingkungan.
MD Studi Lapangan ke Desa Panglipuran: Ada Keberlanjutan di Desa Wisata Terbersih Dunia
1 bulan yang lalu - Kegiatan Terbaru
Dalami Kebijakan dan Tata Kelola Haji-Umrah, MD Laksanakan KKL di Kemnhaj Provinsi Bali
1 bulan yang lalu - Kegiatan Terbaru
MD Kunjungi Pesantren The Best Toleransi 2021, Belajar SDG 16
1 bulan yang lalu - Kegiatan Terbaru