Loading...

Prodi Manajemen Dakwah UIN Surakarta Perkuat Kompetensi Haji melalui PPL di Kemenhaj Boyolali

Diterbitkan pada
20 Januari 2026 08:00 WIB

Baca

Boyolali, Selasa 20 Januari 2026 — Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta menyerahkan mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) ke Kementerian Haji (Kemenhaj) Kabupaten Boyolali pada Selasa (20/1). Kegiatan penyerahan ini melibatkan mahasiswa PPL, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Drs. H. Juhdi Amin, M.Ag. serta perwakilan Kemenhaj Boyolali.

UIN Raden Mas Said Surakarta melaksanakan penyerahan PPL sebagai tahapan awal pelaksanaan PPL di lingkungan Kemenhaj Boyolali. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memulai pelaksanaan tugas dan aktivitas PPL sesuai ketentuan akademik dan program kerja yang telah ditetapkan.

Dalam kegiatan tersebut, Drs. H. Juhdi Amin, M.Ag. selaku Dosen Pembimbing Lapangan menyampaikan bahwa pelaksanaan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) mahasiswa UIN Raden Mas Said Surakarta dilaksanakan sesuai dengan kebijakan Ketua Program Studi dengan durasi selama dua bulan. “Dalam rentang waktu tersebut, pelaksanaan PPL bertepatan dengan bulan Ramadan. Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan dapat mengoptimalkan penerapan teori dan praktik, khususnya terkait layanan pendaftaran haji, pelimpahan, serta pembatalan nomor porsi haji yang banyak dijumpai didekat bulan Ramadhan,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa setelah bulan Ramadan, aktivitas layanan selain bidang Manajemen Haji dan Umrah serta Pariwisata Islam cenderung mengalami penurunan, termasuk pada peminatan Kelembagaan Dakwah. Dengan demikian, momentum bulan Ramadan diharapkan dapat dimanfaatkan mahasiswa secara maksimal untuk memperoleh pengalaman lapangan yang relevan

Pada kesempatan yang sama, Drs. H. Sauman, M.Ag. selaku kepala Kemenhaj Boyolali menyampaikan gambaran tugas PPL yang akan dijalankan mahasiswa. Menyampaikan harapannya agar mahasiswa UIN Raden Mas Said Surakarta dapat menambah wawasan dan pemahaman terkait berbagai layanan yang dilaksanakan di Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kemenhaj Boyolali. Ia menjelaskan bahwa terdapat tiga layanan utama yang disediakan, yaitu layanan pendaftaran haji, pembatalan haji, dan pelimpahan nomor porsi haji. “Melalui pelaksanaan PPL ini, mahasiswa diharapkan mampu mengimplementasikan teori yang diperoleh di bangku perkuliahan dengan praktik langsung di lingkungan Kemenhaj Boyolali,” ungkapnya.

Sebagai penutup kegiatan, pihak UIN Raden Mas Said Surakarta menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kemenhaj Kabupaten Boyolali atas kesediaan menerima mahasiswa PPL dengan baik. Melalui pengalaman PPL ini, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan kemampuan analisis dan pemecahan masalah yang dihadapi masyarakat, khususnya dalam bidang pelayanan haji dan umrah. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat menambah wawasan mahasiswa mengenai proses penyelenggaraan haji dan umrah serta memperkuat jalinan silaturahmi dan kerja sama kelembagaan di masa mendatang.